Banner Kabar Pers Bhayangkara

Kapolres Bojonegoro Tegas Jelang Pengesahan Pagar Nusa: Jangan Ada Konvoi dan Arak-Arakan

Klik Youtube

BOJONEGORO || Menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru PSNU Pagar Nusa yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/9/2026), Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengingatkan seluruh peserta agar menjaga keamanan dan ketertiban.

Salah satu penegasan utama yang disampaikan Kapolres adalah larangan melakukan konvoi maupun arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Jangan ada konvoi, arak-arakan,” tegas AKBP Yenni Diarty menjelang pelaksanaan kegiatan pengesahan warga baru PSNU Pagar Nusa.

Kepolisian menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Bojonegoro menekankan bahwa keberhasilan suatu kegiatan tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga situasi tetap damai tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

AKBP Yenni Diarty mengajak seluruh keluarga besar Pagar Nusa untuk menjadikan momentum pengesahan warga baru sebagai wujud kedewasaan organisasi dengan mengedepankan disiplin, ketertiban, serta rasa tanggung jawab dalam menjaga keamanan bersama.

Menurutnya, kondusivitas wilayah merupakan modal penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

“Kami mengajak seluruh anggota Pagar Nusa maupun seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” ujar AKBP Yenni Diarty kepada awak media, Sabtu (5/9/2026).

Kapolres menegaskan, Polres Bojonegoro akan bertindak tegas terhadap setiap oknum yang sengaja melakukan tindakan melawan hukum maupun aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Penegakan hukum, kata dia, akan dilakukan secara profesional terhadap siapa pun yang terbukti mengganggu keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan.

Selain larangan konvoi dan arak-arakan, peserta pengesahan juga diminta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat.

Seluruh peserta diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar nasional, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju maupun kembali dari lokasi kegiatan.

Kapolres juga mengingatkan agar peserta tidak membawa senjata tajam, petasan, minuman keras, maupun barang berbahaya lainnya.

Ia meminta seluruh warga Pagar Nusa menjaga nama baik organisasi dengan mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memicu konflik.

Apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, masyarakat maupun peserta kegiatan diminta segera melapor kepada Polsek terdekat, panitia, ataupun petugas keamanan di lokasi.

Menurut Kapolres, sinergi antara aparat keamanan, panitia, organisasi, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi Kabupaten Bojonegoro tetap aman dan kondusif selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) PSNU Pagar Nusa Kabupaten Bojonegoro, Bisri Choiron, turut mengajak seluruh warga Pagar Nusa untuk mematuhi arahan aparat kepolisian serta menjaga ketertiban selama pelaksanaan pengesahan warga baru.

“Semoga Bojonegoro tetap aman dan kondusif, karena damai itu indah,” ujarnya.

Ia berharap seluruh warga Pagar Nusa dapat menjadi teladan dalam menjaga persaudaraan dan ketertiban, sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru dapat berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (Red)

Tag:

BERITA UTAMA