PEMBANGUNAN JEMBATAN DESA SEMENPINGGIR TERUS BERJALAN, KENDALA TEKNIS DAN KONDISI LAPANGAN PENGARUHI PROGRES

Bojonegoro – Pembangunan Jembatan Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro hingga saat ini masih terus berlangsung. Proyek yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025 tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp3.179.172.000 dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Semenpinggir.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan saat ini masih difokuskan pada pembangunan struktur bawah jembatan. Sejumlah pekerjaan seperti galian, pembesian, bekisting, pengecoran pondasi, serta pembangunan abutment atau penyangga jembatan masih terlihat berlangsung.

Kepala Desa Semenpinggir Joko menjelaskan bahwa progres pekerjaan memang menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Namun demikian, pekerjaan tetap berjalan dan seluruh perkembangan telah dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi kecepatan pekerjaan adalah kondisi alam dan medan pekerjaan yang cukup menantang. Lokasi pembangunan berada di area aliran sungai dengan kedalaman galian yang cukup besar sehingga membutuhkan penanganan teknis khusus.

Selain faktor cuaca, proses pekerjaan pada beberapa tahapan juga sempat menunggu dukungan alat berat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan konstruksi.

“Beberapa kendala yang dihadapi berkaitan dengan kondisi alam dan kebutuhan alat berat pada tahap tertentu. Namun hal tersebut sudah kami koordinasikan dengan pihak terkait dan pekerjaan tetap berjalan,” ungkap Kepala Desa Semenpinggir.

Dari hasil pengamatan di lapangan, area pekerjaan memang berada di lokasi yang membutuhkan penanganan teknis khusus. Terlihat adanya galian cukup dalam di kedua sisi sungai, genangan air pada sebagian area kerja, serta aktivitas alat berat yang digunakan untuk mendukung pekerjaan konstruksi.

Aktivitas pekerja juga masih terlihat berlangsung di lokasi proyek. Sejumlah pekerja melakukan pekerjaan pembesian, persiapan pengecoran, hingga perakitan struktur penyangga jembatan sebagai bagian dari tahapan pembangunan.

Di lokasi proyek juga telah terpasang papan informasi kegiatan yang memuat nama pekerjaan, sumber pendanaan, nilai anggaran, serta pelaksana kegiatan. Berdasarkan papan proyek tersebut, pembangunan jembatan memiliki nilai anggaran sebesar Rp3.179.172.000 yang bersumber dari BKKD Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025. Selain itu, papan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga terpasang sebagai bagian dari informasi keselamatan proyek.

Meski sebagian masyarakat berharap pembangunan dapat selesai lebih cepat, pemerintah desa meminta masyarakat memahami kondisi teknis yang dihadapi di lapangan. Menurut pemerintah desa, kualitas konstruksi tetap menjadi prioritas agar jembatan yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dari pantauan lapangan, pekerjaan masih berlangsung aktif dan belum ditemukan indikasi penghentian pekerjaan. Oleh karena itu, perkembangan proyek akan terus dipantau hingga seluruh tahapan konstruksi selesai dilaksanakan.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Semenpinggir dan sekitarnya.

(Red)

© 2026 Kabar Pers Bhayangkara
Dilarang menyalin tanpa izin redaksi.