BOJONEGORO || Camat Ngraho, Wiyanto, S.H., bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan peran santri dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa.
Upacara diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan Islam, serta para santri dari sejumlah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Ngraho.
Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
Sejumlah unsur yang hadir di antaranya Camat Ngraho, Kapolsek Ngraho, Danramil Ngraho, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ngraho, Kepala Puskesmas Ngraho, serta anggota Satpol PP Kecamatan Ngraho.
Turut mengikuti kegiatan tersebut perwakilan PKDI Kecamatan Ngraho, para kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK se-Kecamatan Ngraho, serta perwakilan siswa-siswi dari SMAN 1 Ngraho, SMKN Ngraho, MAN 3 Bojonegoro, dan sekolah SD/MI di wilayah setempat.
Partisipasi para pelajar menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai perjuangan, kedisiplinan, cinta tanah air, serta penghormatan terhadap jasa para ulama dan santri yang turut berkontribusi dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Dari kalangan pesantren dan organisasi keagamaan, upacara diikuti Pondok Pesantren An-Nur Mojorejo, Pondok Pesantren Assyukuriyah Payaman, Fatayat NU, Muslimat NU, Ketua MWC NU beserta pengurus, Ketua MUI Kecamatan Ngraho, Ketua Ansor dan badan otonom (Banom) se-Kecamatan Ngraho, serta anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Santri dan Semangat Kebangsaan
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa peran santri tidak terbatas pada pendalaman ilmu agama. Santri juga memiliki kontribusi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat toleransi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan masyarakat.
Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para ulama dan santri terdahulu menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa.
Melalui peringatan ini, generasi muda diharapkan mampu meneladani semangat pengabdian para pendahulu serta menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai agama, budaya, dan persatuan.
Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Keterlibatan unsur pemerintahan, TNI-Polri, lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan dalam upacara tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Sinergi lintas sektor diharapkan terus terpelihara untuk mendukung kehidupan sosial yang aman, rukun, dan kondusif. Kerja sama tersebut juga menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter serta menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan keagamaan.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Ngraho diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta meneruskan semangat pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
(Red.)











