PEKANBARU — Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., resmi menutup Riau Challenge 2026 Taekwondo Tournament dalam rangka HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai di GOR Gelanggang Remaja, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Minggu (30/8/2026) malam.
Penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kompetisi taekwondo yang berlangsung kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Sejumlah atlet dan tim berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga pertandingan terakhir. Pada kategori Juara Umum Overall, Ska Sumbar keluar sebagai yang terbaik.
Sementara itu, kategori Juara Umum Prestasi menempatkan Ska Sumbar di posisi pertama, disusul F1 Fighter One Taekwondo Academy dan Pelatcab Pekanbaru.

Untuk kategori Juara Umum Semi Prestasi, Grandprix Taekwondo Academy meraih posisi pertama, diikuti TI Inhil dan BTTC Riau 92.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, wasit, panitia, sponsor serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan.
Menurut Pangdam, berakhirnya pertandingan bukan berarti berakhir pula perjuangan para atlet. Prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan latihan, disiplin dan kerja keras.
“Berakhirnya pertandingan bukan berakhir pula perjuangan. Medali dan gelar juara yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja keras yang telah dilalui,” ujar Pangdam.
Pangdam juga memberikan semangat kepada atlet yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati. Setiap pertandingan, menurutnya, dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
“Terus tingkatkan latihan dan kerja keras. Saya berharap kerja sama yang telah terbangun ini tidak berhenti pada turnamen ini saja, tetapi dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pembinaan dan pengembangan olahraga di Provinsi Riau,” tegasnya.

Penutupan Riau Challenge 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Riau, jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai, KONI Provinsi Riau, perwakilan swasta, sponsor, mitra kerja serta sejumlah tamu undangan.
Suasana penutupan berlangsung semakin meriah dengan penampilan Tambusai Band dan Poomsae Free Style dari Dojang Kodim 0309/Solok.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan trofi kepada para juara umum serta pengundian doorprize bagi peserta dan tamu yang hadir.
Riau Challenge 2026 menjadi salah satu wadah bagi para atlet taekwondo untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding sekaligus mempererat hubungan antarklub dan insan olahraga.
Melalui kejuaraan tersebut, diharapkan pembinaan olahraga taekwondo di Provinsi Riau dan daerah lainnya dapat terus berkembang serta melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Seluruh rangkaian kegiatan penutupan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib.
(Red.)











