Banner Kabar Pers Bhayangkara

CANGKIR Desa Trucuk Bahas Efisiensi Anggaran, Perayaan HUT RI Tingkat Desa Tahun Ini Ditiadakan

Tekan Tombol Untuk Melihat Youtube

BOJONEGORO – Pemerintah Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan CANGKIR (Cangkrukan Sambi Ngopi) di Balai Desa Trucuk, Selasa malam. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut menjadi wadah komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai informasi, kebijakan, serta menyerap aspirasi warga.

Acara dihadiri Kepala Desa Trucuk Sunoko, S.Sos., S.H., N.LP., perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Desa Trucuk menyampaikan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk mengenai pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Desa Trucuk, Sunoko, menjelaskan bahwa berdasarkan kebijakan efisiensi anggaran yang menjadi acuan pemerintah, pada tahun ini Pemerintah Desa Trucuk tidak menyelenggarakan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI di tingkat desa sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap kondisi anggaran agar penggunaan dana desa tetap difokuskan pada program-program prioritas, pelayanan kepada masyarakat, serta pembangunan yang lebih mendesak.

“Perayaan Hari Kemerdekaan bukan semata-mata diukur dari kemeriahan kegiatan, tetapi bagaimana semangat persatuan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air tetap tertanam dalam kehidupan masyarakat. Kebijakan ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap kondisi anggaran yang harus kita laksanakan bersama,” ujar Sunoko.

Meski demikian, Pemerintah Desa Trucuk tetap mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat nasionalisme, memperkuat kebersamaan, serta terus berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan desa.

Selain membahas efisiensi anggaran, forum CANGKIR juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai saran, masukan, maupun pertanyaan terkait pelaksanaan pemerintahan desa sehingga tercipta komunikasi yang baik, transparan, dan partisipatif.

Pemerintah Desa Trucuk berharap forum CANGKIR dapat terus menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus membangun budaya musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan serta merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan bersama.

Walaupun peringatan HUT RI tahun ini tidak dilaksanakan di tingkat desa, Pemerintah Desa Trucuk berharap semangat kemerdekaan tetap diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian sosial, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun desa menuju Trucuk yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Tag:

BERITA UTAMA