BEKASI — Persoalan mengenai pelayanan dan penjadwalan latihan di AKM School Drive kembali menjadi perhatian setelah seorang peserta yang dalam pemberitaan ini disebut Septi menyampaikan pengalaman dan dokumentasi komunikasinya kepada Redaksi Kabar Pers Bhayangkara.
Informasi yang disampaikan Septi menjadi bagian dari penelusuran lanjutan redaksi setelah sebelumnya terdapat keluhan peserta AKM School Drive yang telah diberitakan dan sempat menjadi perhatian publik.
Redaksi menerima keterangan Septi beserta sejumlah tangkapan layar percakapan dengan pihak AKM School Drive yang berkaitan dengan sistem penjadwalan, komunikasi admin, serta biaya yang ditawarkan kepada peserta.
Menurut Septi, persoalan yang dialaminya bermula dari kesulitan memperoleh kepastian jadwal latihan meskipun dirinya mengaku telah membayar paket kursus.
Dalam salah satu percakapan yang diberikan kepada redaksi, pihak AKM School Drive menjelaskan mengenai pilihan jadwal normal dan fleksibel.
Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa jadwal fleksibel dapat diberikan sekitar dua hingga tiga kali dalam satu bulan dan mengikuti jadwal kosong yang tersedia. Peserta juga diminta melakukan konfirmasi apabila telah memperoleh jadwal.
Dalam komunikasi lainnya, ketika Septi menanyakan mengenai jadwal, pihak AKM menyampaikan bahwa apabila admin belum membagikan jadwal, peserta diminta menunggu.
Septi kemudian menyampaikan keluhan mengenai persoalan jadwal tersebut kepada pihak AKM.
Menurut keterangan Septi kepada redaksi, setelah dirinya menyampaikan keluhan, pihak AKM menawarkan peningkatan atau upgrade jadwal dengan tambahan biaya sebesar Rp60.000 untuk setiap pertemuan.
“Setelah saya keluhkan soal jadwal akhirnya mereka menawarkan untuk upgrade jadwal itu dan menambah 60K tiap pertemuan. Tapi saya tidak mau, karena saya sudah bayar paket,” ujar Septi kepada redaksi.
Septi mengatakan dirinya tidak mengambil tawaran tersebut karena merasa telah membayar paket kursus sebelumnya.
Selain persoalan jadwal, Septi juga menyampaikan kepada redaksi mengenai adanya permintaan tips dari pihak AKM.
Menurut Septi, pemberian tersebut disampaikan sebagai tips secara ikhlas. Redaksi tidak menyimpulkan bahwa pemberian tips tersebut merupakan kewajiban atau pungutan yang harus dibayarkan peserta.
Keterangan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pribadi Septi yang disampaikan kepada redaksi dan masih terbuka untuk diklarifikasi oleh pihak AKM.
Dalam dokumen lain yang diterima redaksi, terdapat informasi jadwal member tertanggal 9 Januari 2026 yang antara lain meminta peserta melakukan konfirmasi kehadiran serta memberikan respons apabila dapat mengikuti jadwal yang telah diberikan.
Dokumentasi tersebut digunakan redaksi sebagai bahan untuk memahami komunikasi mengenai mekanisme penjadwalan antara peserta dengan pihak AKM.
Septi mempertanyakan apakah peserta yang telah membayar paket seharusnya tetap memperoleh kepastian jadwal sesuai ketentuan paket yang dipilih, khususnya ketika peserta menggunakan sistem jadwal fleksibel.
Namun, pandangan tersebut merupakan keterangan dan pengalaman Septi sebagai peserta. Redaksi tidak menyimpulkan bahwa pihak AKM telah melakukan pelanggaran hukum maupun pelanggaran terhadap ketentuan tertentu.
Pemberitaan ini juga tidak dimaksudkan untuk menyatakan bahwa seluruh peserta AKM mengalami persoalan yang sama.
REDaksi lakukan KONFIRMASI KEPADA AKM
Dalam rangka memenuhi prinsip keberimbangan, Redaksi Kabar Pers Bhayangkara telah berupaya meminta klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak AKM School Drive/AKM Cikarang.
Upaya tersebut dilakukan melalui Surat Nomor 016/KPB/FMN/VIII/2026 dengan perihal “Permohonan Klarifikasi dan Konfirmasi untuk Kepentingan Pemberitaan”.
Surat tersebut ditujukan kepada Pimpinan/Manajemen AKM School Drive/AKM Cikarang sebagai bagian dari proses verifikasi redaksi terhadap informasi yang disampaikan Septi.
Redaksi juga sebelumnya telah berupaya melakukan komunikasi melalui kanal yang tersedia. Namun hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh tanggapan atau klarifikasi dari pihak AKM mengenai materi yang dikonfirmasikan.
Sejumlah kanal komunikasi yang sebelumnya digunakan redaksi juga mengalami kendala akses sehingga komunikasi dengan pihak AKM belum dapat dilakukan sebagaimana yang diharapkan.
Redaksi tidak menyimpulkan bahwa kendala tersebut dilakukan secara sengaja oleh pihak AKM.
Karena itu, seluruh informasi mengenai pengalaman Septi dalam berita ini ditempatkan sebagai keterangan narasumber dan dokumentasi yang diterima redaksi, bukan sebagai kesimpulan bahwa pihak AKM telah melakukan pelanggaran.
Redaksi Kabar Pers Bhayangkara tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak AKM School Drive. Apabila pihak AKM memberikan klarifikasi, data pembanding atau penjelasan terkait sistem jadwal fleksibel, tambahan biaya Rp60.000 per pertemuan maupun persoalan tips yang disampaikan narasumber, redaksi siap melakukan verifikasi dan memuatnya secara proporsional.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan Septi dan sejumlah dokumentasi komunikasi yang diberikan kepada redaksi.
Identitas narasumber menggunakan nama Septi atas permintaan yang bersangkutan.
Keterangan mengenai tambahan biaya Rp60.000 setiap pertemuan merupakan keterangan narasumber berdasarkan pengalaman dan komunikasi yang diterimanya. Redaksi tidak menyatakan bahwa biaya tersebut berlaku bagi seluruh peserta AKM.
Demikian pula mengenai tips, redaksi tidak menyimpulkan bahwa pemberian tersebut merupakan kewajiban peserta.
Redaksi juga mencatat bahwa pemberitaan ini merupakan bagian dari penelusuran lanjutan setelah sebelumnya terdapat keluhan peserta AKM School Drive yang telah diberitakan.
Redaksi tidak memberikan vonis terhadap pihak AKM maupun narasumber dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, keberimbangan, hak jawab serta hak koreksi.
(Red.)











