Proyek Rehabilitasi SDN 4 Beji Disorot, Dinas Pendidikan Diminta Klarifikasi

Pemerintahan

Bojonegoro — Proyek rehabilitasi gedung SD Negeri 4 Beji, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perhatian setelah muncul keluhan terkait kondisi pekerjaan yang dinilai belum sepenuhnya tuntas.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan rehabilitasi kategori berat/ringan tersebut bersumber dari APBD dengan nilai kontrak sebesar Rp199.501.000. Proyek dikerjakan oleh CV Setya Karya dengan konsultan pengawas dari CV Sattyatama Consultants.

Salah satu guru berinisial E menyampaikan bahwa masih terdapat sisa material dan reruntuhan yang belum dibersihkan sepenuhnya. Ia mengaku turut membantu membersihkan area sekolah agar dapat digunakan kembali.
“Beberapa bagian memang sudah selesai, tetapi untuk kebersihan lokasi masih perlu penanganan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua LSM PIPRB, Manan, meminta adanya evaluasi dan peninjauan lapangan guna memastikan progres pekerjaan sesuai kontrak. Ia juga mendorong agar pengawasan dilakukan secara transparan.

“Kami berharap ada klarifikasi resmi dari pihak pelaksana dan dinas terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, namun hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh tanggapan resmi.

Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi. Publik berharap persoalan ini dapat segera dijelaskan agar fasilitas pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa.(red)