MADIUN β Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polres Madiun memperkuat langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama dan pengukuhan Pengurus Dai Kamtibmas Polres Madiun Periode 2026β2029 yang digelar di Gedung Bhayangkara Mapolres Madiun, Rabu (11/2).
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan bahwa peran tokoh agama memiliki posisi strategis dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terutama menjelang dan selama Ramadhan.
βMelalui dakwah yang menyejukkan dan penuh toleransi, para dai kamtibmas dapat menjadi mitra Polri dalam mencegah potensi gangguan keamanan,β ujarnya.
Pengukuhan pengurus baru ini disebut sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara aparat kepolisian dan unsur keagamaan dalam membangun stabilitas sosial. Kapolres juga menekankan pentingnya peran dai dalam menangkal paham radikalisme, ujaran kebencian, serta potensi konflik sosial yang dapat muncul di ruang publik maupun media sosial.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan doa bersama. Meski demikian, sejumlah pengamat keamanan sosial menilai bahwa sinergi semacam ini perlu diikuti dengan pendekatan dialogis yang inklusif agar seluruh elemen masyarakat merasa terlibat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Polres Madiun berharap momentum Ramadhan dapat menjadi penguat harmoni sosial sekaligus mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. (Red)
