PEKANBARU || Penguatan peran adat Melayu dalam kehidupan bermasyarakat menjadi salah satu bahasan dalam audiensi Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Kamis (22/10/2026). Pertemuan yang berlangsung di Makodam XIX/Tuanku Tambusai tersebut membahas peluang kolaborasi di bidang pelestarian budaya, kegiatan sosial, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban wilayah.
Rombongan Hulubalang yang dipimpin Panglima Hulubalang Muhammad Natsir diterima Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E. Pertemuan itu menjadi ruang dialog untuk menyamakan pandangan mengenai kontribusi unsur adat dan TNI dalam mendukung kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
Dalam audiensi tersebut, Brigjen TNI Rudi Hermawan menjelaskan bahwa Kodam XIX/Tuanku Tambusai, yang dibentuk pada 10 Agustus 2025, masih menjalani proses penataan organisasi. Tahapan tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan personel dan materiil untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Ia menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sinergi, terutama ketika menghadapi persoalan sosial dan kemanusiaan. Terkait dukungan terhadap tugas kepolisian, ia menegaskan bahwa pelaksanaannya harus mengikuti prosedur serta ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya, TNI AD membantu tugas Polri apabila dibutuhkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, kita dapat bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Hulubalang, untuk mendukung penyelesaian permasalahan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” demikian penjelasan Kasdam.
Panglima Hulubalang Muhammad Natsir kemudian memaparkan peran Hulubalang sebagai perangkat adat di bawah naungan LAMR. Selain menjaga marwah Melayu dan mempertahankan tradisi, Hulubalang turut berperan dalam pembinaan generasi penerus.
Aktivitas tersebut juga mencakup pengawalan kegiatan adat, pembinaan anggota, serta partisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Peran ini menjadi salah satu ruang kontribusi unsur adat dalam menjaga keberlanjutan budaya sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Melalui audiensi tersebut, Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru diharapkan dapat menindaklanjuti komunikasi yang telah terjalin melalui bentuk kerja sama yang sesuai dengan peran masing-masing. Pelaksanaannya tetap mengedepankan kepatuhan terhadap hukum, penghormatan terhadap kewenangan setiap pihak, serta komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Red.)











