Banner Kabar Pers Bhayangkara

Bronjong Pelindung Tebing Kasiman Terpasang, Kondisi Lereng di Atasnya Jadi Sorotan

Klik Youtube Untuk Melihat

BOJONEGORO — Pembangunan pelindung tebing sungai menggunakan konstruksi bronjong di Desa Kasiman, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perhatian redaksi setelah dilakukan pemantauan langsung di lokasi.

Konstruksi bronjong terlihat telah terpasang pada bagian tebing. Namun, pada bagian atas konstruksi masih terdapat lereng tanah yang pada sejumlah titik terlihat cukup terjal dengan permukaan tanah yang terbuka dan material yang tampak relatif lepas.

Dari hasil pengamatan visual dan dokumentasi yang diperoleh redaksi, kondisi lereng tersebut berada tepat di atas konstruksi bronjong. Pada beberapa bagian juga terlihat material tanah dan batuan berada di sekitar lereng hingga mendekati bagian konstruksi.

Foto Dokumentasi

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena saat terjadi hujan, limpasan air permukaan berpotensi memengaruhi kondisi tanah pada lereng. Apabila terjadi erosi atau pergerakan tanah, material dari bagian atas lereng berpotensi bergerak ke arah bawah dan masuk ke area konstruksi.

Redaksi tidak menyimpulkan bahwa lereng tersebut pasti mengalami longsor maupun menyatakan konstruksi bronjong mengalami kegagalan. Penilaian mengenai stabilitas lereng, kondisi tanah, sistem drainase, fondasi, serta kesesuaian konstruksi dengan perencanaan merupakan aspek teknis yang memerlukan pemeriksaan oleh pihak yang berkompeten.

Namun, kondisi visual tersebut dinilai layak mendapat perhatian dan penjelasan dari instansi teknis, terlebih konstruksi tersebut merupakan bagian dari pekerjaan pembangunan pelindung tebing sungai.

Berdasarkan papan informasi proyek yang berada di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan pembangunan pelindung tebing sungai/kali di Desa Kasiman, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2026.

Papan informasi juga mencantumkan pelaksana pekerjaan dan pengawas lapangan sebagaimana tertera pada papan proyek.

Selain kondisi lereng, redaksi juga mencermati secara visual konstruksi bronjong, termasuk material batu yang digunakan sebagai isian.

Namun demikian, redaksi tidak menarik kesimpulan mengenai kualitas maupun kesesuaian pengisian batu hanya berdasarkan dokumentasi foto. Untuk memastikan hal tersebut diperlukan pemeriksaan terhadap ukuran batu, kepadatan pengisian, pengikatan keranjang, susunan konstruksi, fondasi, serta kesesuaiannya dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis pekerjaan.

Sebelumnya, redaksi Kabar Pers Bhayangkara telah menyampaikan konfirmasi kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro mengenai kondisi lereng di atas konstruksi bronjong.

Dalam komunikasi sebelumnya, pihak yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa informasi dan dokumentasi yang dikirimkan redaksi akan dilakukan pengecekan.

Redaksi kemudian melakukan tindak lanjut untuk menanyakan hasil pengecekan tersebut, termasuk apakah telah terdapat penjelasan dari pihak teknis mengenai kondisi lereng, sistem pengamanan tanah, serta langkah antisipasi terhadap potensi erosi atau pergerakan tanah.

Hingga berita ini disusun, redaksi belum menerima penjelasan teknis secara detail mengenai hasil pengecekan tersebut.

Foto Dokumentasi

Redaksi memandang penjelasan dari pihak PU SDA penting agar kondisi pekerjaan dapat dipahami secara utuh dan pemberitaan tidak mendahului penilaian teknis dari pihak yang berwenang.

Redaksi juga meminta tanggapan kepada salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan tersebut menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi lereng yang terlihat cukup terjal di atas konstruksi bronjong.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian terutama ketika memasuki musim hujan. Warga mempertanyakan apakah masih terdapat pekerjaan lanjutan atau pengamanan tambahan pada bagian lereng tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan material tanah bergerak ke bawah.

Sorotan ini bukan dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya kesalahan atau pelanggaran dalam pekerjaan, melainkan menyampaikan kondisi yang terlihat di lapangan sekaligus meminta penjelasan dari pihak yang memiliki kewenangan teknis.

Redaksi juga membuka ruang bagi Dinas PU SDA Kabupaten Bojonegoro, pelaksana maupun pengawas pekerjaan untuk memberikan klarifikasi, penjelasan atau hak jawab guna melengkapi informasi dalam pemberitaan.

Kabar Pers Bhayangkara akan tetap memantau perkembangan kondisi lokasi tersebut, khususnya setelah memasuki periode dengan curah hujan tinggi.

CATATAN REDAKSI

Pemberitaan ini berdasarkan hasil pemantauan visual dan penelusuran redaksi. Redaksi tidak menyimpulkan adanya pelanggaran atau kegagalan konstruksi. Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak terkait.

Tag:

BERITA UTAMA