Banner Kabar Pers Bhayangkara

Bukan Sekadar Jualan, Arrijal Faiz dan Bubub Bangun Komunitas Digital Loyal Lewat Konten Kreatif di TikTok

SUMENEP – Di tengah persaingan kreator konten yang semakin ketat di berbagai platform media sosial, Arrijal Faiz bersama Moh. Heriawan, yang akrab disapa Bubub, berhasil menunjukkan bahwa kesuksesan di dunia digital tidak selalu dibangun melalui promosi yang agresif. Melalui akun TikTok @papibubub.daily, keduanya memilih menghadirkan hiburan, interaksi, dan kedekatan dengan audiens sebagai fondasi utama membangun komunitas digital yang solid.

Awalnya, akun tersebut dibuat untuk memperkenalkan usaha mereka, AF Store Sumenep. Namun seiring berkembangnya jumlah pengikut, Arrijal Faiz dan Bubub mengubah strategi dengan menerapkan konsep soft selling, yakni menyisipkan promosi produk secara alami di sela-sela konten yang menghibur.

Berbagai konten seperti komedi, vlog aktivitas sehari-hari, challenge, dance, hingga cuplikan momen menarik saat siaran langsung menjadi sajian utama yang rutin mereka hadirkan. Pendekatan tersebut terbukti mampu menarik perhatian warganet dan membuat akun mereka berkembang secara organik.

Sejumlah video bahkan berhasil meraih ratusan ribu hingga jutaan penayangan tanpa mengandalkan promosi berbayar. Konsistensi dalam menyajikan konten yang ringan, menghibur, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka.

Tak hanya aktif mengunggah video pendek, Arrijal Faiz dan Bubub juga rutin menggelar siaran langsung di TikTok. Konsep live yang santai, penuh humor, dan komunikatif membuat ribuan pengguna betah mengikuti setiap sesi. Dari sinilah lahir komunitas digital yang aktif, loyal, dan saling mendukung.

Kepercayaan audiens yang terus tumbuh juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai merek dan pelaku UMKM. Keduanya kini dipercaya sebagai mitra promosi serta endorsement karena dinilai mampu menyampaikan pesan produk secara natural tanpa mengurangi nilai hiburan yang menjadi ciri khas mereka.

Bubub mengatakan, sejak awal dirinya bersama Arrijal Faiz memiliki visi agar media sosial tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi hiburan dan membangun hubungan yang hangat dengan para pengikut.

“Kami ingin orang datang ke live atau melihat konten kami karena merasa terhibur, bukan karena dipaksa melihat iklan. Kalau mereka sudah nyaman dan percaya, promosi produk akan terasa lebih natural. Itu yang kami pegang sampai sekarang,” ujar Bubub.

Menurutnya, kepercayaan merupakan aset paling berharga dalam membangun komunitas digital. Karena itu, setiap konten selalu dikemas sederhana, menghibur, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan kedekatan emosional dengan para penonton.

“Bagi kami, jumlah pengikut bukan tujuan utama. Yang lebih penting adalah membangun komunitas yang solid. Ketika hubungan itu terjalin dengan baik, manfaatnya bisa dirasakan bersama, termasuk membantu UMKM lokal agar semakin dikenal masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, Arrijal Faiz dan Bubub berkomitmen untuk terus menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat. Mereka berharap media sosial dapat menjadi wadah untuk mendukung promosi usaha lokal, memperkuat jejaring komunitas, sekaligus menciptakan ruang digital yang positif.

Perjalanan @papibubub.daily menjadi bukti bahwa keberhasilan di media sosial bukan semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran promosi. Konsistensi, kreativitas, keaslian, serta kemampuan membangun hubungan yang hangat dengan audiens mampu melahirkan komunitas digital yang kuat dan memberikan manfaat bagi banyak pihak.

(Red.)

Tag:

BERITA UTAMA