
MAKASSAR – Sebuah unggahan di media sosial Facebook melalui akun SosmedSulsel menyoroti dugaan kasus penipuan dengan nilai kerugian ratusan juta rupiah yang disebut-sebut melibatkan seorang oknum anggota kepolisian di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan adanya seorang warga berinisial Andi S (54) yang mengaku mengalami kerugian setelah diduga menyerahkan sejumlah uang dengan janji bantuan untuk meloloskan anggota keluarganya dalam proses seleksi penerimaan anggota kepolisian.
Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, korban disebut telah melaporkan persoalan tersebut ke ****. Laporan tersebut dikabarkan berkaitan dengan dugaan penipuan yang nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Unggahan tersebut juga menyebut bahwa terlapor merupakan seorang oknum anggota kepolisian berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Namun informasi tersebut hingga saat ini masih sebatas keterangan yang beredar di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara resmi.
Dalam narasi yang beredar, korban disebut menyerahkan uang secara bertahap dengan total ratusan juta rupiah setelah dijanjikan bantuan dalam proses kelulusan seleksi kepolisian. Namun setelah proses seleksi berlangsung, hasil yang dijanjikan disebut tidak terealisasi.
Hingga berita ini ditulis, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari pihak **** maupun pihak lain yang disebut dalam unggahan tersebut.
Karena itu, informasi yang beredar masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait agar dapat dipastikan kebenarannya.
Redaksi juga membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak yang disebut dalam unggahan tersebut guna menjaga keberimbangan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik.(****)
____________________________________________


