🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
Screenshot_20260312-102327

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025 yang telah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro.

Camat Kedungadem Sahlan menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut berjalan cukup optimal. Dari total 23 desa yang ada di wilayahnya, sebanyak 22 desa telah melaksanakan pembangunan melalui dukungan dana BKKD.

Menurut Sahlan, pembangunan yang dilakukan pada tahun ini difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat, terutama akses jalan antar wilayah desa.

“Pembangunan tahun ini cukup masif dan menyasar kebutuhan utama masyarakat, terutama peningkatan kualitas jalan serta konektivitas antar desa,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Dokumentasi Kegiatan

Ia menjelaskan, total panjang ruas jalan yang dibangun melalui program tersebut mencapai sekitar 20.139 meter, dengan jenis konstruksi berupa rigid beton maupun aspal yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Selain pembangunan jalan, program BKKD juga dimanfaatkan untuk membangun sejumlah infrastruktur pendukung lainnya, seperti saluran drainase guna memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman.

Pembangunan juga mencakup Tembok Penahan Tanah (TPT) serta bronjong yang berfungsi untuk memperkuat struktur tanah di sejumlah titik yang berpotensi mengalami longsor.

Dari total desa di Kecamatan Kedungadem, hanya satu desa yang tidak mendapatkan alokasi BKKD pada tahun 2025, yakni Desa Drokilo. Meski demikian, pihak kecamatan memastikan proses koordinasi dan pelaksanaan pembangunan di desa-desa penerima tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Camat Sahlan menegaskan bahwa pihak kecamatan turut melakukan pendampingan secara intensif guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai regulasi.

Menurutnya, pendampingan tidak hanya dilakukan pada aspek administrasi, tetapi juga melalui pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan di lapangan.

Dengan adanya program BKKD ini, diharapkan infrastruktur desa semakin meningkat sehingga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperbaiki akses transportasi antar wilayah di Kecamatan Kedungadem. (Red)

____________________________________________