Diduga Minim Lahan Parkir, Aktivitas Mie Gacoan Sumenep Picu Kemacetan di Jalan Umum

SUMENEP — Kondisi lalu lintas di sekitar gerai Mie Gacoan Sumenep kembali menjadi sorotan masyarakat. Minimnya kapasitas parkir diduga menyebabkan kendaraan pengunjung memadati bahu jalan hingga sebagian badan jalan, terutama pada jam ramai dan akhir pekan.

Pantauan di lokasi menunjukkan deretan kendaraan roda empat parkir memanjang di sisi jalan sekitar kawasan simpang lampu merah yang dikenal memiliki arus lalu lintas cukup padat. Situasi tersebut membuat ruang kendaraan menyempit sehingga pengendara lain harus melambat bahkan antre saat melintas.

Sejumlah warga mengaku khawatir kondisi itu dapat memicu kemacetan berkepanjangan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada malam hari ketika jumlah pengunjung meningkat.

“Kalau malam hari ramai sekali. Mobil parkir sampai memakan badan jalan sehingga pengguna jalan lain kesulitan melintas,” ujar salah seorang warga, Jumat (16/5/2026).

Warga menilai persoalan tersebut tidak hanya menyangkut kenyamanan pengguna jalan, namun juga menyangkut ketertiban penggunaan fasilitas umum yang seharusnya tetap dapat diakses masyarakat luas tanpa hambatan.

Selain itu, lokasi parkir kendaraan yang berada di dekat persimpangan lampu merah dinilai cukup rawan karena dapat mengganggu pandangan pengendara serta mempersempit area lalu lintas.

Beberapa warga berharap pemerintah daerah bersama dinas terkait dapat melakukan evaluasi dan penataan parkir agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan umum.

“Harapannya ada solusi yang baik, sehingga usaha tetap berjalan dan masyarakat pengguna jalan juga tetap nyaman,” kata warga lainnya.

Sorotan juga mengarah pada pentingnya pengawasan terhadap fasilitas pendukung usaha dengan tingkat kunjungan tinggi, termasuk penyediaan lahan parkir yang memadai guna menghindari dampak kemacetan di jalan umum.

Diketahui, persoalan parkir di sejumlah gerai makanan cepat saji maupun tempat usaha ramai pengunjung juga pernah menjadi perhatian di berbagai daerah lain karena dinilai memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera melakukan penataan dan pengawasan agar situasi lalu lintas di kawasan tersebut tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan.

(Red)

© 2026 Kabar Pers Bhayangkara
Dilarang menyalin tanpa izin redaksi.