Bojonegoro, 28 April 2026 – Dinamika antara masyarakat dan pengelola infrastruktur kembali mencuat di Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Sejumlah warga dari beberapa rukun tetangga melakukan penyegelan sementara terhadap tower telekomunikasi yang berada di lingkungan mereka.
Langkah tersebut bukan tanpa alasan. Warga menyebut telah berupaya menjalin komunikasi sejak beberapa waktu lalu, termasuk melalui musyawarah dan penyampaian aspirasi secara resmi. Namun hingga kini, mereka merasa belum mendapatkan tanggapan yang memadai dari pihak pengelola.
Bagi warga, keberadaan tower bukan sekadar fasilitas teknologi, tetapi juga menyangkut rasa aman dan kenyamanan hidup sehari-hari. Mereka berharap ada penjelasan terbuka terkait aspek keselamatan, dampak lingkungan, serta tanggung jawab pengelola terhadap masyarakat sekitar.
“Kami ingin ada komunikasi yang jelas. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” ujar salah satu warga.
Sejumlah warga juga berharap adanya perhatian terhadap kontribusi sosial yang seimbang, mengingat fasilitas tersebut telah berdiri cukup lama di wilayah mereka.
Di sisi lain, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tower hingga berita ini diturunkan. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap.
Pemerintah setempat dikabarkan mulai melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik. Pendekatan dialog dinilai menjadi langkah penting agar permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan saling menguntungkan.
Para pengamat menilai, keterbukaan informasi serta komunikasi dua arah menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan antara masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan seiring dengan kepentingan warga.
Warga Desa Wedi pun berharap persoalan ini segera menemukan titik temu, sehingga keberadaan tower dapat tetap memberikan manfaat tanpa menimbulkan kekhawatiran.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun dari informasi lapangan dan referensi pemberitaan yang telah tayang. Redaksi membuka ruang hak jawab bagi semua pihak guna menjaga keberimbangan informasi.











