🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
IMG-20260330-WA0051

Blitar – Harapan masyarakat Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar untuk memiliki akses transportasi yang lebih layak mulai menemukan titik terang. Melalui program karya bakti TNI AD, pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai dengan kegiatan ground breaking yang digelar di lokasi proyek, Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara video conference (vidcon) dan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Sekitar 30 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk jajaran TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta tokoh masyarakat setempat.

Suasana penuh kebersamaan terasa sejak awal kegiatan. Selain prosesi peletakan batu pertama, acara juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta doa bersama agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.

“Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui karya bakti TNI AD untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Foto kegiatan

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya dilakukan di Blitar, tetapi juga di berbagai daerah lainnya di Jawa Timur, dengan melibatkan puluhan Kodim dan titik pembangunan.

Bagi masyarakat Desa Banggle, kehadiran jembatan ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, terutama dalam mempermudah mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendukung akses pendidikan bagi anak-anak.

Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami berharap jembatan ini nantinya dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun untuk masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan ini menjadi simbol harapan, konektivitas, dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. (Red)