🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
Screenshot_20260302_081317_WhatsApp

BLITAR – Semangat kebersamaan tampak jelas dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang digelar oleh Kodim 0808/Blitar. Pada Selasa (24/2/2026), anggota Satgas TMMD bersama warga Dusun Krisik, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, bahu-membahu memasang genteng rumah milik Mbah Ayem yang menjadi salah satu penerima manfaat program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang difokuskan pada peningkatan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Proses pemasangan atap dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat.

Sejak pagi, anggota Satgas dan warga telah menyiapkan rangka atap sebelum pemasangan genteng dimulai. Tahapan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan ketepatan konstruksi agar atap terpasang kuat dan aman. Pendampingan teknis dari personel TNI turut memastikan pemasangan sesuai standar keselamatan bangunan.

Pasiter Kodim 0808/Blitar, Kapten Inf Suwito, menyampaikan bahwa keberhasilan program RTLH tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat. Ia menilai, kolaborasi yang terjalin mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi fondasi pelaksanaan TMMD.

“Kerja sama seperti ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik. Kami mengapresiasi keterlibatan warga yang secara sukarela membantu proses renovasi,” ujarnya di sela kegiatan.

Program RTLH bertujuan memberikan hunian yang lebih layak, sehat, dan aman bagi penerima manfaat. Dengan perbaikan atap, rumah yang sebelumnya rentan bocor saat hujan kini diharapkan lebih nyaman ditempati.

Selain meningkatkan kualitas bangunan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Kebersamaan yang terbangun selama proses renovasi menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis.

Pelaksanaan TMMD Ke-127 di wilayah Kabupaten Blitar tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Program ini diharapkan membawa dampak jangka panjang, baik dari sisi fisik maupun sosial.

Dengan selesainya tahap pemasangan atap, progres renovasi rumah Mbah Ayem menunjukkan perkembangan signifikan. Satgas TMMD bersama warga berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.(red)