🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
IMG_20260317_174221_774

0-0x0-0-0#

BOJONEGORO – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram (LPG 3 kg) di Kabupaten Bojonegoro menjadi sorotan serius di tengah masyarakat.

Dalam beberapa hari terakhir, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kg di tingkat pengecer. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan, tetapi juga diikuti lonjakan harga yang dinilai memberatkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga LPG 3 kg di lapangan dilaporkan mencapai Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung. Bahkan, informasi yang beredar di media sosial menunjukkan adanya penawaran hingga Rp100.000 untuk dua tabung. Namun demikian, informasi tersebut masih perlu verifikasi lebih lanjut.

Sejumlah warga menilai kondisi ini tidak wajar, terlebih terjadi menjelang momen Lebaran saat kebutuhan rumah tangga meningkat signifikan.

“Sudah beberapa hari ini susah mendapatkan elpiji. Padahal kebutuhan dapur meningkat menjelang Lebaran,” ujar seorang warga.

Keluhan lain menyebutkan bahwa warga harus berkeliling ke beberapa pengecer untuk mendapatkan LPG, bahkan tidak jarang pulang tanpa hasil. Situasi ini memicu dugaan adanya persoalan pada distribusi maupun pengawasan di tingkat lapangan.

Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi resmi dari pihak terkait, termasuk pemerintah daerah maupun pihak penyalur.

Warga berharap adanya langkah cepat dan konkret, seperti pengawasan distribusi, penambahan pasokan, serta penertiban harga di tingkat pengecer agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab kelangkaan maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan lebih lanjut.

Kondisi ini menjadi perhatian penting, mengingat LPG 3 kg merupakan kebutuhan utama masyarakat, khususnya bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah. Diharapkan ada solusi segera agar distribusi kembali normal menjelang Hari Raya. (Red)

Keterangan: Informasi dihimpun dari laporan warga dan kondisi lapangan, serta masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.

____________________________________________