Dari Gagasan Hingga Legalitas, AWPI Resmi Hadir di Bojonegoro

Peristiwa

Bojonegoro – Cikal bakal berdirinya Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) di Kabupaten Bojonegoro tidak lepas dari gagasan dan perjuangan seorang jurnalis senior yang dikenal luas oleh kalangan masyarakat maupun pemerintahan daerah, almarhum Sukisno. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan profesionalisme, etika, dan persaudaraan dalam dunia jurnalistik.

Gagasan menghadirkan AWPI di Bojonegoro mulai tumbuh pada 13 Desember, sebagai wujud keinginan almarhum Sukisno untuk membangun wadah jurnalis yang profesional, berintegritas, dan bermartabat. Beliau menjadi penggagas sekaligus penasehat awal yang membawa AWPI hadir dan dikenal di Bojonegoro. Meski kini telah berpulang, jasa dan pengabdian almarhum tetap menjadi fondasi serta sumber inspirasi bagi perjalanan AWPI di daerah ini.

Perjuangan tersebut kemudian berbuah nyata. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Jawa Timur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AWPI Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (18/1/2026).

Prosesi penyerahan SK berlangsung di ruang rapat lantai dua Kantor DPD AWPI Jawa Timur, Surabaya, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPD AWPI Jawa Timur, Sri Agus Mahendra. Ketua DPC AWPI Bojonegoro Agus Setiadi hadir bersama jajaran pengurus inti, yakni Sekretaris Budiono, Bendahara Teguh Hariyanto, serta para penasehat Nanik Yuliani dan Suyanto.

Dalam sambutannya, Sri Agus Mahendra menegaskan bahwa penyerahan SK bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi AWPI hingga tingkat kabupaten dan kota. Ia berharap DPC AWPI Bojonegoro mampu bergerak aktif, solid, dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pers di daerah.

“SK ini adalah amanah. Pengurus DPC harus bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan menjadikan AWPI sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata bagi wartawan maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC AWPI Bojonegoro, Agus Setiadi, menyampaikan bahwa seluruh pimpinan dan anggota AWPI Bojonegoro bertekad melanjutkan perjuangan dan cita-cita almarhum Sukisno sebagai penasehat dan pembawa AWPI di Bojonegoro.

Foto penyerahan Sk AWPI

“Kami sepakat untuk meneruskan semangat dan nilai-nilai yang telah diwariskan almarhum Sukisno. AWPI Bojonegoro akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat persaudaraan,” tegas Agus.

Ia menambahkan, sebagai bentuk penghormatan, seluruh jajaran pengurus dan anggota AWPI Bojonegoro juga memanjatkan doa terbaik untuk almarhum. “Semoga almarhum Sukisno mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan seluruh amal serta pengabdiannya di dunia jurnalistik menjadi ladang pahala,” ucapnya.

Ke depan, DPC AWPI Bojonegoro akan segera melakukan konsolidasi internal, mempersiapkan pelantikan pengurus yang direncanakan berlangsung di wilayah Desa Trucuk, serta menyusun program kerja, termasuk pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) jurnalistik dasar bagi jurnalis pemula.

AWPI DPC Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk tetap terbuka bagi masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga swadaya masyarakat yang ingin belajar dan berkontribusi dalam dunia jurnalistik.

“Dengan semangat perjuangan almarhum Sukisno, kami ingin AWPI menjadi rumah besar bagi jurnalis Bojonegoro yang profesional, beretika, dan berintegritas,” pungkas Agus.(red)