MOJOKERTO – Sebuah insiden terjadi saat kegiatan pengajian umum dan sholawat bersama di Dusun Gedeg Wetan, Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (22/5/2026) malam.
Seorang mahasiswa bernama Primasta Firdausi Nuzula (26) dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik di area kegiatan yang berlangsung di halaman Musholla Wakaf Darun Na’im.
Acara keagamaan tersebut digelar dalam rangka halal bihalal dan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan menghadirkan penceramah dan lantunan sholawat bersama jamaah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 20.05 WIB saat cuaca di lokasi sedang diguyur hujan deras.
Suasana acara mendadak panik setelah terdengar teriakan dari sekitar sisi panggung yang meminta pertolongan karena ada seseorang diduga tersengat listrik.
Korban kemudian dievakuasi warga dan panitia menuju RSUD RA Basoeni Gedeg untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Selain korban meninggal, dua orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka akibat dugaan sengatan listrik dan saat ini menjalani perawatan medis.
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Jinarwan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden.
“Dugaan sementara berasal dari instalasi listrik atau kabel yang terkena air hujan sehingga arus merambat ke peralatan di sekitar lokasi,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama tim identifikasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan instalasi audio di lokasi acara.
Sementara itu, pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau panitia kegiatan masyarakat agar lebih memperhatikan standar keamanan instalasi listrik, terutama saat kegiatan berlangsung di tengah kondisi cuaca hujan.
Catatan Redaksi:
Informasi dalam rilisan ini masih berdasarkan keterangan awal pihak terkait. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
© 2026 Kabar Pers Bhayangkara
Dilarang menyalin tanpa izin redaksi.





