🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
Screenshot_20260331-200238

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Pertamina Patra Niaga terus melakukan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan LPG 3 kg bersubsidi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar yang digelar di sejumlah kecamatan.

Pada Senin (30/03/2026), operasi pasar dilaksanakan di Kecamatan Dander dan Padangan, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Sekar dan Tambakrejo. Kegiatan ini direncanakan berlanjut ke Kecamatan Bojonegoro, Kanor, dan Kepohbaru guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro, Moh. Akhmadi, menyampaikan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan tepat sasaran dengan harga sesuai HET Rp18.000 per tabung.

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan masyarakat dapat mengakses energi bersubsidi dengan mudah,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi disiapkan ratusan tabung LPG 3 kg. Masyarakat yang ingin membeli diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi, seperti membawa tabung kosong, KTP, dan fotokopi Kartu Keluarga. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan subsidi tepat sasaran.

Di sisi lain, sejumlah pihak menilai bahwa operasi pasar merupakan solusi jangka pendek yang efektif dalam mengatasi potensi kelangkaan. Namun, pengawasan distribusi di tingkat agen dan pangkalan juga tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Distribusi LPG akan terus dipantau dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat melalui koordinasi lintas sektor.

Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan ekonomi di tengah dinamika kebutuhan energi. (Red)