🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
Screenshot_20260306-131524

BLITAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0808/Blitar terus menunjukkan progres positif, khususnya pada kegiatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.


Memasuki tahap akhir pengerjaan, Satgas TMMD kini memfokuskan tenaga pada penyelesaian rumah milik Mbah Nyatemi yang berada di Dusun Tirtomoyo.

Pengerjaan yang sebelumnya meliputi pembongkaran bagian bangunan lama, perbaikan struktur, hingga plester dinding kini telah memasuki tahap finishing.


Pada tahap ini, personel Satgas TMMD bersama warga setempat mengerjakan pelamiran dinding sebelum dilanjutkan dengan proses pengecatan.

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bangunan tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memiliki tampilan yang rapi dan nyaman untuk dihuni.


Perwira yang memimpin pengerjaan di lapangan, Letda Laut (P) Winarto, menjelaskan bahwa tim Satgas terus berupaya mempercepat pekerjaan dengan tetap menjaga standar kualitas bangunan.


“Hari ini progres pengerjaan rumah Mbah Nyatemi sudah masuk tahap pelamiran dinding. Setelah permukaannya halus dan benar-benar kering, kami lanjutkan dengan pengecatan,” ujarnya di lokasi kegiatan, Jumat (6/3/2026).


Ia menambahkan bahwa percepatan pengerjaan dilakukan sebagai bagian dari komitmen Satgas TMMD untuk memastikan program rehabilitasi rumah warga dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh penerima manfaat.


Meski demikian, menurutnya, percepatan tidak dilakukan dengan mengabaikan kualitas konstruksi. Setiap tahapan tetap diawasi agar hasil bangunan memenuhi standar keamanan dan kelayakan hunian.


Selain personel TNI, keterlibatan masyarakat sekitar juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pengerjaan. Warga Dusun Tirtomoyo secara bergantian membantu berbagai pekerjaan di lapangan, mulai dari pengangkutan material hingga membantu proses perapian bangunan.


Keterlibatan warga tersebut dinilai menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang menjadi salah satu tujuan utama pelaksanaan program TMMD.
“Kerja sama antara TNI dan masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan. Dengan kebersamaan ini, kami berharap hasil pembangunan bisa segera dinikmati oleh warga,” tambahnya.


Program rehabilitasi RTLH dalam kegiatan TMMD bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang selama ini menempati rumah dengan kondisi kurang layak.


Melalui perbaikan struktur bangunan, perbaikan atap, lantai, serta dinding, diharapkan rumah yang direhabilitasi dapat menjadi hunian yang lebih sehat dan aman bagi penghuninya.


Sementara itu, Mbah Nyatemi selaku penerima manfaat mengaku bersyukur atas perubahan yang terjadi pada rumahnya. Ia mengaku tidak menyangka rumah yang sebelumnya dalam kondisi sederhana kini dapat diperbaiki secara menyeluruh.


Meski demikian, proses pembangunan tersebut tetap dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal kegiatan TMMD yang telah ditetapkan.


Program TMMD sendiri merupakan kegiatan terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.


Selain pembangunan fisik seperti jalan dan rumah warga, program ini juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.


Dengan mendekati tahap penyelesaian pembangunan rumah Mbah Nyatemi, diharapkan manfaat program RTLH dalam TMMD ke-127 dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Krisik.(red)