🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
Screenshot_20260303_140647_CapCut

GOWA – Di tengah upaya pemulihan pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gowa, beredar sebuah video di media sosial yang memicu perbincangan publik. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah pria yang disebut-sebut sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gowa sedang berada di sebuah kafe di Yogyakarta.

Dalam video yang beredar, tampak suasana santai dengan iringan musik dan aktivitas karaoke.

Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kondisi Kabupaten Gowa yang saat itu tengah menghadapi bencana banjir bandang.Sebagian warga menilai momen tersebut kurang tepat apabila terjadi dalam waktu bersamaan dengan musibah di daerah.

Seorang warga Gowa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan harapannya agar para wakil rakyat menunjukkan empati lebih besar saat masyarakat mengalami kesulitan.

“Kami hanya berharap ada perhatian dan kehadiran dari para pejabat saat warga terdampak bencana. Itu yang membuat masyarakat merasa diperhatikan,”

ujarnya.Namun demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai waktu pengambilan video maupun konteks keberadaan pihak yang bersangkutan di luar daerah.

Belum dapat dipastikan apakah kegiatan tersebut merupakan agenda pribadi, kegiatan kedinasan, atau terjadi sebelum bencana berlangsung.Sejumlah pengamat pemerintahan daerah menilai pentingnya klarifikasi untuk menghindari kesimpangsiuran informasi.

Menurut mereka, di era digital, potongan video dapat memicu persepsi luas tanpa disertai penjelasan lengkap.“Pejabat publik memang berada dalam ruang sorotan.

Namun publik juga perlu mendapatkan informasi yang utuh sebelum menarik kesimpulan,” ujar seorang pengamat kebijakan publik.Warga lainnya, Hasan (39), mengatakan bahwa transparansi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kalau memang ada penjelasan resmi, sebaiknya segera disampaikan agar tidak timbul prasangka,”

katanya.Sementara itu, upaya pemulihan dampak banjir di beberapa wilayah Gowa masih berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan relawan.

Pemberitaan ini disusun dengan mengedepankan prinsip keberimbangan dan praduga tak bersalah.

Media ini membuka ruang hak jawab bagi pihak DPRD Kabupaten Gowa atau individu yang disebut dalam video untuk memberikan klarifikasi resmi.(red)