
Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek jalan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Jumat (27/2/2026).
Informasi ini dihimpun dari sejumlah media daerah yang mengutip keterangan resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, antara lain BlokBojonegoro.com (unggahan 27 Februari 2026) dan BojonegoroKab.go.id (rilis 27 Februari 2026).
Dalam sidak bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, ditemukan sejumlah catatan teknis di lapangan. Berdasarkan pengukuran langsung, ketebalan aspal tercatat sekitar 5 hingga 6 sentimeter. Selain itu, kualitas lantai dasar (beskos) dinilai kurang optimal di beberapa titik.
Proyek jalan BKKD tersebut memiliki panjang sekitar 1.180 meter, dengan temuan kerusakan di sejumlah bagian ruas jalan.
Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menoleransi pengerjaan proyek yang tidak sesuai spesifikasi teknis, terlebih menggunakan anggaran negara.
Berdasarkan monitoring dan rekomendasi Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, diputuskan langkah penanganan sebagai berikut:
Pembongkaran total pada bagian yang tidak memenuhi spesifikasi.Pengerukan ulang material pondasi yang dinilai tidak layak.Pembangunan kembali sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan ketentuan teknis.
Kepala Desa Ngampal, Budiyanto, menyatakan pihak kontraktor telah menyampaikan komitmen untuk melakukan perbaikan sesuai rekomendasi tim monitoring gabungan yang terdiri dari Inspektorat, Dinas PU Bina Marga, dan pihak kecamatan.
Pemkab Bojonegoro menegaskan pengawasan akan terus diperketat guna memastikan kualitas pembangunan infrastruktur desa sesuai standar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Red)


