Kabar Pers Bhayangkara, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Jawa Timur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AWPI Kabupaten Bojonegoro, Agus Setiadi, pada Minggu (18/1/2026).
Prosesi penyerahan SK berlangsung di ruang rapat lantai dua Kantor DPD AWPI Jawa Timur, Surabaya, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPD AWPI Jatim, Sri Agus Mahendra. Dalam kesempatan tersebut, Agus Setiadi hadir bersama jajaran pengurus inti DPC AWPI Bojonegoro, di antaranya Sekretaris Budiono, Bendahara Teguh Hariyanto, serta para penasehat Nanik Yuliani dan Suyanto.
Ketua DPD AWPI Jawa Timur, Sri Agus Mahendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan SK merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi AWPI hingga tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, keberadaan DPC yang aktif dan solid menjadi kunci agar AWPI dapat berperan nyata dalam pengembangan dunia pers di daerah.
“SK ini bukan hanya simbol legalitas, tetapi juga amanah agar pengurus DPC mampu bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi positif bagi ekosistem pers,” ujar Mahendra.
Ia juga berharap pengurus yang telah menerima SK segera melakukan konsolidasi internal, menyusun program kerja, serta membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.
“AWPI harus tumbuh sebagai organisasi wartawan yang kuat, tidak hanya secara struktur, tetapi juga dalam kualitas sumber daya manusianya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC AWPI Bojonegoro, Agus Setiadi, menyatakan kesiapannya untuk menggerakkan roda organisasi setelah resmi menerima SK kepengurusan.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat internal guna membahas pembagian tugas dan menyusun agenda kerja pengurus DPC AWPI Bojonegoro.
“Kami akan segera melakukan konsolidasi organisasi, termasuk mempersiapkan pelantikan pengurus DPC AWPI Bojonegoro yang direncanakan berlangsung di wilayah Desa Trucuk,” ungkap Agus.
Selain agenda pelantikan, Agus juga menyampaikan rencana pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) jurnalistik dasar bagi jurnalis pemula di Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, etika, dan profesionalisme wartawan lokal.
Ia menegaskan bahwa AWPI DPC Bojonegoro bersifat terbuka dan siap menjadi wadah pembelajaran jurnalistik bagi masyarakat luas, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat.
“Kami ingin AWPI menjadi ruang edukasi dan pembinaan, agar ke depan lahir jurnalis-jurnalis yang profesional, beretika, dan berintegritas di Bojonegoro,” pungkasnya.(red)
