
BATU – Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak kekerasan yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Tim Resmob Singo Mbatu dari Satuan Reserse Kriminal Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peristiwa penganiayaan di wilayah Kota Batu.
Penangkapan dilakukan oleh tim yang dipimpin KBO Satreskrim Polres Batu hanya beberapa jam setelah laporan masyarakat diterima aparat kepolisian.
Ps. Kasi Humas Polres Batu, M. Huda Rohman, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa terduga pelaku berinisial BCP (28), warga Dusun Jantur, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, berhasil diamankan di kediamannya pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 01.40 WIB.
“Benar, personel Satreskrim Polres Batu telah mengamankan BCP di rumahnya tanpa perlawanan. Penangkapan ini merupakan respons cepat setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan,” ujar M. Huda Rohman kepada awak media, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.10 WIB di sebuah warung kopi yang berada di belakang gedung perkantoran Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
Insiden bermula ketika korban berada di lokasi bersama beberapa orang. Tidak lama kemudian terjadi cekcok antara korban dan terduga pelaku.
Saksi di lokasi sempat berupaya melerai pertengkaran tersebut. Namun situasi kembali memanas hingga diduga terjadi tindakan kekerasan fisik terhadap korban.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke Polsek Batu sekitar pukul 01.30 WIB.
Dalam proses penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, termasuk sebuah palu yang diduga digunakan dalam peristiwa penganiayaan.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Batu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
“Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan,” tegas M. Huda Rohman.
Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Kepolisian juga terus mendalami keterangan saksi serta kronologi kejadian guna memastikan seluruh fakta hukum terungkap secara utuh.
(Red)
____________________________________________


