🔥 Breaking News: Selamat datang di Kabar Pers Bhayangkara | Berita Cepat, Tepat, Akurat
Screenshot_20260303_210629_CapCut

Bojonegoro – Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan di MTsN 1 Bojonegoro saat ini tengah berlangsung sebagai bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan 02/03/26.

Di lingkungan sekolah tersebut diketahui terdapat dua kegiatan pembangunan yang berjalan dengan sumber pendanaan serta pelaksana yang berbeda.

Kepala MTsN 1 Bojonegoro, M. Saifudin, saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pihak sekolah menyambut baik pembangunan yang sedang berlangsung karena dinilai dapat menunjang kegiatan belajar mengajar bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Pembangunan ini tentu kami apresiasi karena sangat membantu peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah. Nantinya setelah selesai kami akan menerima hasil bangunan melalui proses serah terima,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan tersebut mencakup sejumlah ruangan dengan berbagai fungsi, di antaranya ruang kelas, ruang guru, laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, serta ruang Bimbingan Konseling (BK).

Secara keseluruhan fasilitas yang dibangun dan direhabilitasi di lingkungan madrasah tersebut mencapai sekitar 9 ruangan.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pekerjaan di lapangan masih berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Meski demikian, sempat terdapat kendala teknis akibat faktor cuaca, khususnya hujan yang turun saat proses pengerjaan atap bangunan berlangsung.

“Secara umum pekerjaan masih sesuai jadwal. Kemarin sempat ada kendala karena hujan saat pengerjaan atap, namun masih bisa diatasi,” jelasnya.

Terkait besaran anggaran pembangunan rehabilitasi madrasah, pihak sekolah mengaku tidak mengetahui secara rinci nilai proyek tersebut karena pengelolaan teknis berada pada pihak pelaksana dan instansi terkait.

Dalam hal ini pihak sekolah hanya menerima hasil pembangunan setelah pekerjaan selesai melalui proses serah terima.

Menanggapi adanya sorotan masyarakat terkait material bekas pembongkaran bangunan, pihak sekolah menjelaskan bahwa material seperti genteng maupun kayu yang masih layak pakai telah disalurkan kepada mushola serta pihak yang membutuhkan sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai detail pelaksanaan pekerjaan, pihak pelaksana proyek menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut masih akan dikonfirmasi kepada pihak kantor.

Terkait isu adanya pergantian pekerja akibat keterlambatan pembayaran, pihak pelaksana menyatakan bahwa pekerjaan di lapangan tetap berjalan sesuai prosedur.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat dua papan informasi proyek yang terpasang di lingkungan MTsN 1 Bojonegoro.

Papan pertama memuat informasi terkait program Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Jawa Timur yang mencakup sejumlah madrasah di berbagai daerah, termasuk MTsN 1 Bojonegoro.

Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp53,3 miliar dengan pelaksana PT Nindya Beton serta pengawasan teknis oleh manajemen konstruksi PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara papan kedua menjelaskan proyek Pembangunan Gedung Pertemuan MTsN 1 Bojonegoro yang bersumber dari anggaran P-APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 dengan nilai sekitar Rp317 juta.

Proyek ini dilaksanakan oleh CV Anugrah Mahardika Sejahtera dengan pengawasan konsultan CV Daksa Karya Konsultan di bawah koordinasi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro.

Keberadaan dua papan informasi proyek tersebut menunjukkan bahwa di lingkungan MTsN 1 Bojonegoro saat ini sedang berlangsung dua kegiatan pembangunan yang berbeda baik dari sisi sumber anggaran, pelaksana proyek, maupun pengawasan teknisnya.

Dari hasil pantauan di lapangan, beberapa bagian bangunan terlihat masih dalam tahap pengerjaan dan penyempurnaan, mulai dari perbaikan struktur bangunan lama, pemasangan rangka atap hingga pekerjaan plesteran dinding.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan masih berada dalam tahap pelaksanaan dan belum memasuki tahap akhir finishing.

Transparansi informasi proyek diharapkan dapat membantu masyarakat memahami proses pembangunan yang sedang berlangsung serta mengetahui sumber pendanaan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di lingkungan sekolah tersebut.

Dengan adanya pembangunan tersebut, diharapkan fasilitas pendidikan di MTsN 1 Bojonegoro dapat semakin mendukung proses belajar mengajar serta memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik di lingkungan madrasah.(tam/red)