Bojonegoro — Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia DPC Bojonegoro menggelar rapat koordinasi dan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan pelantikan pengurus di Cafe Natural, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (13/2/2026).
Rapat dihadiri seluruh anggota sebagai bagian dari konsolidasi internal pasca pelantikan pengurus yang sebelumnya dilaksanakan pada 8 Februari 2026. Dalam forum tersebut, pengurus menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, kondisi kas organisasi, evaluasi program, serta rencana kerja jangka pendek.
Penasehat AWPI DPC Bojonegoro, Manan, dalam arahannya menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan organisasi. Menurutnya, keterbukaan laporan kegiatan dan keuangan merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan anggota dan publik.
Sementara itu, Ketua AWPI DPC Bojonegoro, Agus Setiadi, menegaskan komitmen organisasi untuk menertibkan legalitas keanggotaan.
Ia menjelaskan bahwa setiap anggota resmi dibekali kartu identitas (ID Card) dan Surat Tugas, serta namanya tercantum dalam surat pemberitahuan organisasi yang akan disampaikan kepada instansi dan pemerintah desa se-Kabupaten Bojonegoro.
Langkah tersebut, kata Agus, bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait keabsahan anggota di lapangan.
Ia juga menyampaikan bahwa apabila ditemukan pihak yang mengatasnamakan AWPI DPC Bojonegoro tanpa kelengkapan administrasi resmi, organisasi akan melakukan klarifikasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Rapat koordinasi ini diharapkan memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Bojonegoro.(tim/red)
